Senin

Setelah Memicu Kontroversi Di Media Sosial, Patung Raksasa Dewa Kwan Kong (Guan Yu), Akhirnya ditutupi Kain Putih di Tuban, Jawa Timur.

Setelah Memicu Kontroversi Di Media Sosial, Patung Raksasa Dewa Kwan Kong (Guan Yu), Akhirnya ditutupi Kain Putih di Tuban, Jawa Timur.



Patung Guan Yu setinggi 30,4 meter (jenderal Perang legendaris dari era Tiga Kerajaan yang juga disembah sebagai dewa agama rakyat China) yang berada di Kuil Kwan Sing Bio di Tuban, Jawa Timur, dinyatakan AGEN POKER sebagai patung tertinggi di Asia Tenggara oleh World Record Museum of Indonesia (MURI) saat diluncurkan pada pertengahan Juli.


Namun pada hari Sabtu, patung tersebut mendapatkan perbedaan baru seperti patung tertinggi di Asia Tenggara yang ditutupi oleh kain putih raksasa karena kontroversi.


Setelah Memicu Kontroversi Di Media Sosial, Patung Raksasa Dewa Kwan Kong (Guan Yu), Akhirnya ditutupi Kain Putih di Tuban, Jawa Timur.


Patung Guan Yu (dikenal di Indonesia sebagai Kong Co Kwan Sing Tee Koen) dibangun selama satu setengah tahun dengan biaya sekitar Rp 2,5 miliar, yang didanai oleh sumbangan pribadi ke kuil tersebut. Bahkan di depan publik diresmikan oleh politisi terkemuka dan ketua MPR, Zulkifli Hasan, pada 17 Juli yang mengatakan bahwa ia berharap akan menjadi objek wisata bagi Tuban.


Tapi setelah patung tersebut dipresentasikan secara resmi ke publik, hal itu menyebabkan sejumlah kontroversi besar di media sosial di kalangan penduduk Tuban, yang sebagian besar beragama Islam. Di antara banyak komentar negatif yang diterima AGEN POKER tentang patung tersebut adalah mereka yang menduga patung tersebut merupakan tanda bahwa orang-orang China mengendalikan pemerintah Indonesia (sebuah teori persekongkolan yang populer di kalangan pencela Presiden Joko Widodo), rumor bahwa patung tersebut telah ditempatkan di lahan publik ( Itu sebenarnya sepenuhnya terkandung di dalam dasar kuil).


Manajemen pura tersebut konon membuat keputusan untuk menutupi patung itu sendiri, namun baru setelah menerima sebuah rekomendasi dari Forum Harmoni Berorganisasi setempat (FUB, sebuah organisasi kuasi pemerintah yang sering digunakan untuk memutuskan masalah konflik antaragama).


Patung yang ditutupi tentu saja tidak memadamkan unjuk rasa karena keberadaannya. Saat ini, puluhan anggota dari berbagai organisasi masyarakat sipil dan ornop mengadakan demonstrasi di depan gedung parlemen Jawa Timur di Surabaya untuk menuntut agar patung tersebut dirobohkan.


Koordinasi demonstrasi tersebut, Didik Muadi, mengatakan bahwa patung tersebut tidak termasuk di Indonesia karena orang China tidak melakukan apapun untuk membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia.


Sementara Didik mengakui bahwa kuil tersebut memiliki izin untuk membangun patung tersebut, dia mengklaim bahwa jalannya pembangun melanggar peraturan perizinan. "Sebenarnya kita bisa membiarkan mereka membangun patung itu, tidak setinggi itu dan seharusnya di kuil, bukan di luar. Kami toleran, "kata Didik.


Didik mengatakan bahwa para pemrotes akan terus melakukan seruan agar patung tersebut dirobohkan dan selalu menghormati pahlawan nasional Indonesia. Dia mengatakan bahwa jika pemerintah tidak menyetujui tuntutan mereka, mereka akan ke sana sendiri untuk menghancurkannya. Mungkin mereka AGEN POKER juga tidak akan mau meninggalkan patung seperti apa adanya, ditutupi kain putih, sehingga bisa mewakili hantu Pancasila dan Kesatuan dalam Keanekaragaman.





 Nusantarapoker.com Situs Agen Poker Terpercaya, Agen Domino Online, Capsa susun Online, AduQ Online, BandarQ Online, Bandar Poker Online, Bandar Sakong Online

www.npo999.com

 Nikmati Berbagai HOT Promo Dari NusantaraPoker :
- Bonus Rollingan 0.3% ( Setiap Hari Senin Jam 2 Siang )
- Bonus Refrensi Sebesar 20% (SEUMUR HIDUP)
Ayo ditunggu apalagi, mari buruan daftarkan diri anda sekarang juga
Untuk INFO Lebih Lanjut Silahkan Hubungi CS Kami
SKYPE : nusantara_poker
TWITTER : @Nusantarapoker
YM : nusantara_poker@yahoo.com
PIN BB : D8C0607D
PHONE : +855978318435
Link Alternatif : www.nusantarapoker.info




POSTED BY : NUSANTARAPOKER

0 komentar:

Posting Komentar